Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

PEMERIKSAAN BAKTERIOLOGI AIR

PEMERIKSAAN BAKTERIOLOGI AIR Tujuan : Untuk mengetahui kualitas air minum secara bakteriologi dengan metode MPN ( Most Probable Number) Tahap-tahap pemeriksaan bakteriologi air a, Tahap penduga / presumtif test     Tujuan : Untuk mengetahui apakah air yang diperiksa terkontaminasi oleh bakteri koliform     Media  : LB (Lactosa Broth)     Ket.      : media Lactosa broth berisi pepton 1 %, lactosa, indikator phenol red dan tabung durham                      yang diletakkan terbalik. fungsinya untuk menangkap gas.  cara pemeriksaan (metode 511) disiapkan 7 tabung media LB, diberi tanda 1-7 isi tabung 1 sampai 5 dengan 10 ml sampel, kemudian tabung 6 diisi 1 ml, tabung 7 diisi 0,1 ml. inkubator pada suhu 37°C selama 18 - 24 jam setelah diinkubasi, diamati hasil positif apabila media berwarna kuning dan terbentuk gas pada tabung durham apabila negatif, inkubasi lagi semalam, bila tetap negatif, dilaporkan air memenuhi syarat bakteriologi apabila positif, cat

PENGAMBILAN DAN PENANGANAN BAHAN PEMERIKSAAN BAKTERIOLOGI

PENGAMBILAN DAN PENANGANAN BAHAN PEMERIKSAAN BAKTERIOLOGI          pemeriksaan bakteriologi untuk mendiagnosa suatu penyakit tidak akan memberikan makna apabila cara pengambilan dan penanganan bahan pemeriksaan tidak diperhatikan dengan benar. kegagalan dalam melakukan isolasi dan identifikasi bakteri penyebab penyakit tidak selalu disebabkan oleh cara pemeriksaan saja tetapi juga bisa disebabkan karena pengambilan dan penanganan bahan yang tidak benar. Hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan pengambilan bahan pemeriksaan : wadah untuk bahan pemeriksaan harus bersih dan steril. penderita hendaknya belum mendapatkan pengobatan dengan antibiotik, apabila pengambilan setelah pengambilan antibiotik maka diberikan keterangan jenis obat dan konsentarsi yang diberikan. bahan diambil pada tempat yang diduga paling banyak mengandung bakteri penyebab penyakit dengan tingkat pencemaran paling sedikit. waktu pengambilan bahan pemeriksaan harus memperhatikan stadium pen

Cara Pembuatan Apusan Darah Tepi

Gambar
haiiii.... udah berapa lama aku menghilang haha. kali ini aku mau sharing tentang ADT. tau kan ADT? yupss Apusan Darah Tepi. biasanya ADT itu di gunakan untuk memeriksa Hitung jenis lekosit. yaudahh ini aku kasih tau cara pembuatan Apusan Darah Tepi. cekidot.... wuuussss MEMBUAT APUSAN DARAH TEPI SPESIMEN           darah vena dengan antikoagulan EDTA maupun darah kapiler. bila dipakai darah vena maka pembuatan apusan darah tepi harus dilakukan sebelum 1 jam sejak sampel berhasil ditampung dan penyimpanan pada suhu 18-25°C PERALATAN           - Spreader           - Kaca benda  CARA KERJA cara pembuatan teteskan satu tetes sampel diatas kaca benda, kira-kira 1 cm dari salah satu ujung disebelah kiri bila ada) segera letakkan bagian tepi spreader diatas kaca benda tepat didepan tetesan sampel. sudut yang dibentuk antara spreader dan kaca benda kira-kira 30° - 40° C geser spreader kebelakang tanpa mengubah sudutnya sehingga menyentuh tetesan. saat tepi